Perihal tentang Keputus-Asaan

Minggu, 16 Oktober 2016

http://filsafatkehidupanmanusia.blogspot.com/
Menjalani kehidupan ini ibarat Kita sedang berbelanja. Banyak perihal yang kita jumpai dalam hidup ini. Ada rasa duka dan rasa suka.. Semua perihal tersebut tergantung lagi kepada kita bagaimana kita menanggapinya.

Pada suatu saat iblis mengiklankan bahwa ia akan mengobral, perkakas-perkakas kerjanya. Pada hari H, seluruh perkakasnya dipajang untuk dilihat calon pembelinya, lengkap dengan harga jualnya. Seperti kalau kita masuk ke toko hardware, barang yang dijual sungguh menarik dan semua barang kelihatan sangat berguna sesuai fungsinya. Harganya pun tidak mahal.

Barang yang dijual, antara lain, adalah dengki, iri, tidak jujur, tidak menghargai orang lain, tidak tahu terima kasih, malas, dendam dan lain-lain.

Di suatu pojok display, ada satu perkakas yang bentuknya, sederhana, sudah agak aus, tetapi harganya sangat tinggi, bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan yang lain.

Salah satu calon pembeli bertanya, “Ini alat apa namanya? "Iblis menjawab : itu namanya putus asa" "Kenapa harganya mahal sekali, padahal sudah aus?" 
"Ya, karena perkakas ini sangat mudah dipakai dan berdaya guna tinggi. Saya bisa dengan mudah masuk ke dalam hati manusia dengan alat ini dibandingkan dengan alat lain. Begitu saya berhasil masuk ke dalam hati manusia, saya dengan sangat mudah melakukan apa saja yang saya inginkan terhadap manusia tersebut."

"Barang ini menjadi aus karena saya sering menggunakannya kepada hampir semua orang, karena kebanyakan manusia tidak tahu kalau Putus Asa itu milik saya." 
 
Nonton Anime Baca Komik Short Url Forum Indo Manga